Selasa, 30 November 2021

Keseruan Festival Budaya Anak Ceria

(Dari kiri ke kanan)
KH. Habiburrahman El Shirazy, Lc, MA 
Dr. Bambang Widianto, S. S, M.S, M.E.S 
Dr. Helvy Tiana Rosa, M.Hum
Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si 

Dimasa pandemi ini selain melumpuhkan segala aktivitas, membuat anak-anak juga kehilangan kesempatan untuk melakukan kreatifitasnya, dalam belajar dilakukan serba online, kesempatan bermain pun juga dibatasi.

Namun seiring berjalannya waktu, kita harus bisa beradaptasi dengan situasi saat ini, salah satunya dengan melakukan kebiasaan baru, menjalankan protokol kesehatan serta tetap menjaga kebersihan.

Untuk dapat melakukan aktivitas pada anak-anak dan juga mengobati rasa bosan dan rasa jenuh, maka diselenggarakanlah sebuah acara untuk mengasah kreatifitas anak, selain itu sekaligus dalam rangka kampanye untuk Anak Indonesia Bebas Stunting.

Terselenggara "Festival Budaya Anak Ceria"
Yang berlangsung di kawasan Bintaro pada 27 November 2021 yang lalu, dengan diadakannya berbagai lomba kreatifitas seperti lomba menulis cerpen, lomba yel yel, lomba kolase gambar, dan lainnya.




Acara ini hasil dari kolaborasi antara Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam MUI  serta Yayasan Al Hadi Day Care and Preschool.

Dalam acara ini hadir sebagai narasumber yaitu :
1. Dr. Bambang Widianto, S. S, M.S, M.E.S (Staf Khusus Wakil Presiden RI)
2. Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si (Dekan Fak. Psikologi UIN Jakarta)
3. KH. Habiburrahman El Shirazy, Lc, MA (Ketua LSBPI MUI)
4. Dr. Helvy Tiana Rosa, M.Hum (Wakil Ketua LSBPI MUI)


Masih dalam rangka Kampanye Anak Indonesia Bebas Stunting, maka dalam talkshow membahas mengenai stunting, yang disampaikan oleh Dr. Bambang Widianto.

Stunting merupakan suatu kondisi anak balita yang mengalami gagal tumbuh diakibatkan dari kurangnya gizi secara kronis, yang dampaknya anak memiliki tubuh terlalu pendek tidak sesuai usianya.
Kekurangan gizi yang mulai terjadi yaitu sejak anak masih dalam kandungan sang ibu, namun akan terlihat dampaknya saat usia 2 tahun.

Dalam hal stunting ini tentunya akan mengakibatkan beberapa dampak yang dialami oleh anak, seperti tingkat kecerdasan, rentan terhadap penyakit, yang tentunya akan dapat menurunkan produktifitas dan berefek pada peningkatan kemiskinan.

Stunting bisa disebabkan beberapa faktor yaitu :
  1. Pengasuhan, kurangnya asupan bergizi sejak masa kehamilan, selain itu juga kurangnya pemberian ASI secara eksklusif.
  2. Di daerah tertentu ada yang mengalami keterbatasan layanan kesehatan.
  3. Kurang akses makanan bergizi, hingga ibu hamil sering mengalami anemia, selain itu mahalnya makanan bergizi.
  4. Kurangnya air bersih dan buruknya sanitasi.




Berikut beberapa pilar untuk percepatan pencegahan Stunting.

Pilar 1
Komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah

Pilar 2
Diadakannya kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku

Pilar 3
Mendorong konvergensi program di tingkat pusat dan daerah

Pilar 4
Ketahanan pangan dan gizi

Pilar 5
Pemantauan dan evaluasi

Membicarakan masalah Stunting, juga berkaitan pada pola pengasuhan, yang disampaikan oleh Zahrotun Nihayah

Dimasa sekarang ini, anak-anak merupakan generasi digital native, karena anak-anak sudah mengenal dunia digital sejak lahir.
Apalagi dimasa pandemi, yang mengharuskan semua aktivitas belajar di geser menjadi sistem online, sehingga membuat anak-anak lebih sering berhadapan dengan gadget. Karena itu butuh pendampingan dari orang tua, dan orang tua harus bisa menambah pengetahuan tentang media digital, agar dapat mengarahkan anak tentang digital.

Dalam pengasuhan anak, bukan hanya sekedar tanggung jawab seorang ibu saja, melainkan peran penting seorang ayah. Kebanyakan ayah lebih sibuk dengan pekerjaannya mencari nafkah, hingga terabaikan kedekatan dengan sang anak. Ternyata perlu adanya kedekatan ayah dan anak agar tidak terjadi hal-hal seperti berikut :
1. Anak lebih mudah mengalami gangguan psikologis.
2. Tidak terpenuhi kebutuhan rasa aman.
3. Tidak terpenuhi kebutuhan kasih sayang.

Hasil dari sebuah penelitian dari University of Maryland School of Medicine, mengungkapkan bahwa anak yang didampingi sosok ayah akan memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik.


Dengan adanya kegiatan seperti ini, di acara Festival Budaya Anak Ceria, semoga dapat tersampaikan hal yang berkaitan dengan kesehatan anak kepada orang tua, agar kedepannya dapat dicegah penambahan stunting, Anak Indonesia bebas Stunting dan berprestasi.

Sabtu, 30 Oktober 2021

REVIEW LENGKAP ACNE ESSENCE TONER by SCARLETT


 REVIEW LENGKAP ACNE ESSENCE TONER by SCARLETT


Saat masih remaja, kulit wajah kebanyakan masih tampak bagus, pori wajah masih kecil- kecil, halus, belum ada flek hitam, dan masih terlihat cerah alami.

Namun, semakin bertambahnya usia, kulit wajah mulai menurun elastisitasnya, mulai dari sering timbulnya jerawat, kulit lebih kering, hingga kulit yang kusam bahkan timbul flek di wajah, hingga kerutan halus.

Karena itulah pentingnya menjaga kesehatan kulit wajah sejak dini, karena semua keluhan wajah disebabkan iklim dan polusi, apalagi saat musim panas sinar Ultraviolet dari matahari dapat membakar kulit dan menyebabkan flek diwajah, dan perlunya perlindungan pada kulit wajah dan juga menjaga kelembaban alami wajah.

Pengalamanku sendiri, sejak masih remaja sudah melakukan perawatan wajah, tapi saat itu masih dengan bahan yang alami, seperti masker dari buah-buahan.

Semenjak beranjak dewasa, mulai deh mengenal skincare untuk perawatan harian, dan udah banyak macam kucoba berbagai skincare, tapi memang belum ada yang cocok, karna kulitku termasuk tipe yang sensitif dan berjerawat, karena selalu merasakan efek kemerahan, jerawat yang meradang dan lainnya.

Awal tahun 2021 ini mulailah aku mengenal brand Scarlett, dimana telah mengeluarkan produk perawatan mulai untuk kulit tubuh dan juga kulit wajah.

Untuk skincare hariannya aku menggunakan rangkaian facecare Scarlett khusus untuk kulit berjerawat yaitu Acne Serum dan Day Cream.

Pada awalnya Scarlett skincare secara bertahap menghadirkan varian produknya, pertama hadir dengan varian serum, lalu launching kembali dengan produk lainnya seperti Day Cream, Facial wash, dan Glowtening serum. 


Dan saat ini telah hadir produk terbaru untuk melengkapi rangkaian Facecare Scarlett yaitu Essence Toner,  tentunya sangat tertarik dong untuk menggunakannya, apalagi sudah merasa cocok dengan skincare dari Scarlett.


Dan kali ini aku akan mencoba berbagi pengalamanku menggunakan produk terbaru dari Scarlett. Kurang lebih aku sudah menggunakannya selama 3 minggu.



ESSENCE TONER by SCARLETT


Perawatan harian kulitku kini semakin sempurna, dengan hadirnya Essence Toner by Scarlett. Karena dapat memberikan manfaat yang baik untuk kulitku. 

Essence Toner memiliki ciri-ciri dan tekstur yang berbeda dari serum, yaitu meliputi : 
Tekstur yang lebih cair, water based dan mudah meresap, terdapat bubble, memiliki konsentrasi lightweight, produk digunakan setelah facial wash.



a. Kemasan Essence Toner


Essence Toner dikemas dalam botol plastik dengan tutup berbentuk pump, agar dapat memudahkan dalam mengeluarkan cairan toner. Untuk tiap kemasannya berisi 100ml, dan hanya tersedia satu ukuran saja.

Kabar baiknya, Essence Toner sudah teruji bebas dari zat berbahaya, dan juga sudah memiliki izin edar dari BPOM dengan tertera no registrasi pada kemasannya, jadi produknya sudah sangat aman digunakan.


Essence Toner by Scarlett ini memiliki 2 varian menyesuaikan tipe jenis kulit yaitu : 

1. Acne Essence Toner (untuk kulit berjerawat) Dibedakan dengan warna kemasan ungu, dan isi produk juga berwarna ungu muda.
2. Brightly Essence Toner (untuk kulit normal) memiliki warna kemasan dan warna isi produk dominan pink muda


Saat ini yang sedang aku gunakan yaitu produk Acne Essence Toner, karena kondisi kulitku yang mudah berjerawat.



b. Kandungan dan Manfaat 



*Acne Essence Toner bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, hingga dapat membersihkan kulit wajah hingga ke pori-pori, dan wajah akan lebih bersih dan halus, hingga bebas dari jerawat.


Kandungannya meliputi :

- Zinc sebum, meminimalkan kemerahan yang diakibatkan oleh jerawat.

- Green tea water dan Tea tree water, sifat antimikrobanya mampu mengobati jerawat.

- Phyto Squalane, sebagai anti-inflamasi yang dapat mengurangi kemerahan dan pembengkakan.

- Mugwort Hydrosol, melindungi, menutrisi, dan menghidrasi kulit.

Vitamin C meningkatkan produksi kolagen.

Ginko ekstrak, meningkatkan kelembaban dan kehalusan kulit.

succinic Acid, mengontrol dan menyeimbangkan produksi sebum.

Gluconolactone, mengangkat sel kulit mati dengan lembut membentuk permukaan kulit membuat kulit halus dan merata.


Note:

• Cocok untuk jenis kulit berminyak, rentan berjerawat dan sensitif
• Produk ini aman untuk ibu hamil dan menyusui (disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu ke dokter ya)



c. Review product.



Seperti yang aku jelaskan di awal, bahwa aku sudah menggunakan satu rangkaian facecare dari Scarlett dengan varian Acne Series Skincare sejak beberapa bulan yang lalu, berupa serum, day cream, facial wash, dan glowtening serum.

Kali ini rangkaian facecare Scarlett dilengkapi dengan Essence Toner, tentunya aku pun memilih menggunakan Acne Essence Toner yang sesuai dengan kebutuhan jenis kulitku.


Pertama kali saat penggunaannya, kulit merasakan lebih segar, memiliki sensasi mint.
Pada saat mengaplikasikan toner ini, kulit merasakan efek menjadi lebih lembab, dan kulit wajah terasa lebih kenyal dan elastis. Meskipun terkena luka bekas jerawat tidak merasakan perih samasekali.

Yang lebih uniknya lagi, didalam cairan toner ini terdapat bubble berwarna ungu, itu ternyata akan hancur dengan sendirinya saat di keluarkan, karna bubble tersebut merupakan kandungan penting untuk menutrisi kulit.


Untuk cara penggunaan satu rangkaian facecare Scarlett yang dianjurkan, yaitu :

• Gunakan facial wash terlebih dahulu.
• Setelah wajah bersih dan dikeringkan, gunakan Acne Essence Toner dengan cara tuangkan ke kapas terlebih dahulu, lalu usapkan ke seluruh area wajah. Atau bisa langsung digunakan tanpa menggunakan kapas, cukup tuang ke telapak tangan lalu tepuk-tepuk secara perlahan ke wajah. Dapat digunakan pada siang dan malam hari.


• Dilanjutkan dengan penggunaan Acne serum dan Glowtening serum, masing-masing 2-3 tetes usap dan ratakan keseluruh wajah. Diamkan beberapa saat agar meresap. Dapat digunakan pada siang dan malam hari.
• Lalu gunakan Day cream, dengan cara oleskan cream ke wajah dan pijat dengan lembut. Jika pada siang hari gunakan cream siang, dan pada malam hari gunakan cream malam.



Karena aku sudah merasakan manfaat dari rangkaian Facecare Scarlett ini, tentunya untuk kedepannya nanti akan aku gunakan seterusnya.

Manfaat yang sudah aku rasakan yaitu jerawat kecil-kecil sudah mulai menghilang, kulit wajah berangsur lebih lembab, bekas jerawat juga mulai pudar.
Jerawat pastinya akan timbul kembali khususnya pada saat masa haid, tetapi jadi lebih cepat kering dan menghilang serta tidak meninggalkan bekas.



d. Cara mendapatkan produk.



Sudah penasaran belum sama produknya?
Nah......pastinya bertanya-tanyakan dimana bisa mendapatkan seluruh rangkaian facecare Scarlett.

Lebih aman dan di jamin original, kalau order produknya langsung ke official resmi Scarlett  melalui berikut ini :

Shopee : ScarlettOfficialShop

Whatsapp : 0877-0035-3000

Line Official : @scarlett_whitening

Atau dapat melalui link berikut 
https://linktr.ee/scarlett_whitening


Untuk harganya lebih terjangkau dengan kualitas terbaik. Penasaran dengan harganya? Langsung aja hubungi salah satu Official resmi Scarlett sekarang juga.










Sabtu, 16 Oktober 2021

The Power of Social Media, Tetap Waras di Masa Pandemi




Media sosial sudah sejak lama banyak digunakan  oleh seluruh lapisan masyarakat, bahkan sudah mendarah daging yang bertujuan untuk menjalin komunikasi khususnya komunikasi jarak jauh. Apalagi di Indonesia hampir seluruh masyarakatnya banyak yang sudah mempunyai akun media sosial.


Yang kita tau beragam platform media sosial, bukan hanya Facebook, melainkan ada instagram, twitter, youtube, pinterest, whatsapp dan lainnya, bahkan yang sekarang ini sedang trending yaitu tiktok.

Dengan adanya media sosial seperti sekarang ini, dapat menyalurkan ekspresi seseorang serta minat dan bakatnya dan juga dapat memperluas wawasan dan menambah koneksi dalam pertemanan.

Dengan media sosial dapat mendekatkan yang jauh, juga tentunya dapat bertemu dengan teman baru meski hanya di dunia maya.


Penggunaan media sosial dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini.

Dengan munculnya virus Covid19, membuat perilaku dan kebiasaan masyarakat berubah dengan cepat.

Selama pandemi mengharuskan masyarakat melakukan Work From Home atau bekerja dari rumah, belajar dari rumah atau secara daring, hingga terbentuk peraturan pembatasan sosial seperti PSBB dan juga PPKM,

Hingga berdampak pada cara komunikasi masyarakat.

Dengan situasi seperti saat ini, media sosial menjadi solusi yang sangat tepat untuk dapat tetap menjalin komunikasi, bahkan penggunanya semakin meningkat pesat.

Manusia adalah mahkluk sosial, meskipun terjadi pembatasan sosial, tetap berusaha melakukan komunikasi meski hanya melalui media sosial, karna dianggap lebih efektif dan aman terhindar dari penularan dan penyebaran virus covid19. 


Selain untuk tetap dapat menjalin komunikasi, ternyata media sosial juga banyak sekali manfaat positifnya apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini, ku ulas beberapa manfaatnya berdasarkan pengalamanku.


1. Menjadi tempat promosi

Selama pandemi, masyarakat banyak menghabiskan waktu dirumah, mulai dari bekerja, belajar, komunikasi dan lainnya. Hingga berdampak pada kondisi ekonomi, dimana para pelaku usaha mengalami dampak yang luar biasa, lesunya hasil penjualan secara langsung. Namun dengan adanya media sosial, dapat membantu mempromosikan produk usaha mereka, bahkan dapat menjangkau promosi ke wilayah yang lebih luas.

Karena semakin banyak orang mengakses media sosial, peluangnya akan semakin besar mempromosikan suatu produk. Dan terasa banget manfaatnya untuk kalangan para pelaku UMKM yang baru atau pun yang sudah lama berjalan. Karena itu perlu adanya pelatihan digital marketing agar semua pelaku usaha dapat menggunakan dan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi usahanya.

Selain mempromosikan suatu produk, tentunya juga harus kreatif dalam mengelola konten akun setiap harinya, agar dapat menarik calon customer, karena kalau isinya hanya promo produk saja, pastinya akan terlihat membosankan . 


2. Pembelajaran jarak jauh.

Seiring dengan adanya pandemi yang masih belum kondusif, membuat anak-anak diharuskan belajar dari rumah, dan ga terasa sudah hampir 2 tahun lamanya. Tentu sangat membantu banget dengan adanya media sosial, utamanya seperti media sosial Youtube, Classroom, Zoom atau Google meet, dan juga whatsapp, media tersebut sangat sering digunakan untuk pelajar dan juga para guru.



Seperti yang dialami anakku, sekarang dia lebih memilih mengamati video belajar dari youtube, dan memang sangat membantu dapat memahami materi yang dipelajari, saya sebagai orang tua tidak selalu dapat menemaninya belajar, apalagi terbatasnya pengetahuan mengenai materi.

Classroom membantu guru untuk dapat memberikan tugas sekolah, Selain itu untuk mengevaluasi hasil belajar siswa, terbantu dengan adanya mengadakan pertemuan online antar guru dan siswa menggunakan Zoom atau Google meet, bisa bertatap muka dan berdiskusi.


3. Akses informasi.

Media sosial berperan dapat menyajikan Informasi paling ter-update, setiap info dan berita terkini  selalu cepat tersebar luas di masayarakat.

Setiap orang dapat dengan mudah menyebarkan informasi apapun, bisa saling bertukar informasi atau pun membagikan informasi yang ada.

Biasanya informasi yang didapat bersumber dari laman website, seperti blog, forum, dan dunia visual. Karena itu pembuat informasi atau berita bisa dilakukan siapa saja, juga dapat dengan mudah memberikan dampak kepada masyarakat.

Tapi tidak semua informasi memberi dampak positif, karna ada juga informasi hoax yang menyesatkan para pembacanya. Karena itulah lebih berhati-hati dan smart dalam menerima informasi berita dari media sosial.


Dalam hal mencari berita terkini dan ter-update, carilah laman berita yang terpercaya, seperti indozone.id selalu update dan juga dengan info terlengkap. Disajikan secara akurat.







Meski kebanyakan dirumah dimasa pandemi, hidup ga akan terasa hampa selama masih bisa mengakses media sosial, hanya dengan modal smartphone dan juga internet yang memadai, bisa tetap belajar, bekerja dan mendapatkan informasi apapun, bahkan bisa menikmati hiburan dan  juga masih bisa berkomunikasi dengan siapapun. Selain itu masih dapat menyalurkan kreatifitas melalui media sosial.


Seperti halnya smartphone, tentunya penggunanya juga mesti smart, smart dalam mencari informasi dan smart menyerap informasi yang positif.

Selasa, 03 Agustus 2021

Review Glowtening Serum Untuk Wajah Berjerawat.

 


Review Glowtening Serum Untuk Wajah Berjerawat.


Siapa sih disini yang masih ngeluhin masalah pada kulit wajah, padahal kita udah banyak dirumah aja, jarang banget terpapar sinar Uv, apalagi debu jalanan, dan tetep aja tuh masalah jerawat, kulit kusam dan lain-lain mampir ke kulit wajah kita.


Meski dirumah aja bukan berarti kulit bebas dari debu, apalagi menganggap bakal tambah glowing dengan sendirinya karena minim terkena sinar matahari.


Contohnya aku sendiri nih, mentang-mentang dirumah aja, aku jadi malas membersihkan kulit wajah, apalagi perawatan, alhasil lama kelamaan, kulit aku tuh mulai berontak dengan menimbulkan masalah kulit.

Awalnya mulai berminyak karena kurang membersihkan wajah, lalu timbul jerawat, otomatis kulit jadi banyak bekas jerawat dan mulai kusam, jauh dari kata glowing.


Okelah kali ini aku mulai tobat deh, mulai sadar menjaga kulit wajah, karena cantik sebenarnya itu bukan karna makeup, tapi cantik karena kulit wajah kita itu sehat dan natural.


Jadi kali ini aku mendapat kiriman sepaket skincare acne series dari Scarlett, karena memang menyesuaikan dengan wajahku yang mudah berjerawat, dan produknya juga ga banyak macamnya tapi cukup untuk mengatasi permasalahan kulit, terdapat Serum, Cream malam dan Cream siang, juga Facial wash. Dan ada produk terbarunya nih yaitu Glowtening Serum.


Pasti pada bertanya-tanya nih kenapa ada 2 serum?


Agar ga penasaran lebih dalam, aku akan review nih produk terbarunya Scarlett yaitu Glowtening Serum, dan bagaimana cara penggunaannya dengan Acne Serum. Simak sampai habis ya......




Glowtening Serum Dari Scarlett.


Untuk kulit berjerawat atau pun yang normal, tentunya mempunyai varian produk skincare yang berbeda, karena membedakan dari kandungannya yang memang khusus mengatasi jerawat, sedangkan untuk kulit yang normal menggunakan produk skincare yang fokus untuk mencerahkan.


Tidak Disarankan, saat wajah berjerawat menggunakan produk untuk yang hanya mencerahkan.


Yang sedang berjerawat ga perlu risau lagi dikarenakan noda bekas jerawat ataupun karena kulit jadi kurang glowing.

Sekarang udah ada produk terbaru yang dapat mencerahkan sekaligus bikin glowing kulit wajah yang cocok untuk semua jenis kulit.


Aku kenalin nih dengan GLOWTENING SERUM dari SCARLETT.


Serum terbaru dari rangkaian skincare Scarlett yang bermanfaat untuk menutrisi kulit dan juga dapat membantu membuat kulit wajah tampak lebih sehat,


Perawatan harian kulit wajah dengan cara yang simpel dan praktis. Selain itu juga kandungannya yang alami dan aman untuk semua jenis kulit, berikut kandungan Glowtening Serum serta manfaat yang terkandung :


Tranexamide Acid :

Bermanfaat dapat meredakan peradangan kulit, dapat melindungi kulit dari sinar UV dan juga meratakan warna kulit.


Niacinamide :

Bermanfaat melembabkan kulit wajah, dapat menyamarkan noda hitam atau flek wajah atau pun noda bekas jerawat. Juga dapat mengendalikan produksi minyak pada wajah.


Geranium Oil :

Bermanfaat dapat memperlambat penuaan dini, dengan menyamarkan garis-garis halus dan mengencangkan permukaan kulit wajah.


Allantoin :

Memiliki kandungan Antioksidan yang tinggi dapat merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit wajah.


Selain bahan kandungan tersebut diatas, Glowtening Serum juga mengandung Aloe Vera extract, Licorice extract, Calendula Oil dan Olive Oil.


Dengan kandungannya yang besar sekali manfaatnya untuk kulit wajah, karena itu Glowtening Serum memiliki beberapa manfaat lainnya seperti :


- membantu mencerahkan kulit wajah

- membantu membuat kulit menjadi lebih glowing

- membantu memudarkan bekas jerawat

- membantu kulit jadi lebih sehat

- membantu menyamarkan garis halus dan flek di kulit wajah.

- Dapat menenangkan dan memperbaiki skin barrier.



Packaging atau Kemasan.


Glowtening Serum dikemas dalam botol kaca kecil dengan tutup berwarna putih yang terdapat pipet, memudahkan dalam pengaplikasian produk.

Warna label kemasan pada botol kaca berwarna putih dan pink terang,  dan pada box luar berwarna dominan putih dan sedikit pink terang.

Kemasan yang cukup menarik dan membuat penasaran.


Kemasannya yang imut, mudah dibawa atau pun disimpan.







Selain itu juga terdapat logo QR Code nomor registrasi resmi dari BPOM, jadi sudah resmi teregistrasi dan dijamin aman digunakan.

Juga terdapat sticker hologram Scarlett untuk keaslian produknya.



Tekstur.


Glowtening serum memiliki tekstur sedikit kental berwarna putih susu, dan teksturnya lebih ringan hingga dapat dengan mudah menyerap ke bagian lapisan kulit, dan juga tidak membuat permukaan kulit wajah menjadi lengket.




Glowtening Serum juga memiliki keharuman seperti harum aromatherapy, dan tidak berbau menyengat, jadi lebih nyaman menggunakannya.



Penggunaan.


Cara pemakaian Glowtening Serum, dapat digunakan setiap hari pada pagi dan malam hari, caranya yaitu :

- Teteskan 2-3 tetes serum

- usap dan pijat lembut hingga merata di kulit

- lalu diamkan beberapa saat, agar serum dapat meresap ke kulit.


Glowtening Serum juga aman jika  dikombinasikan setelah penggunaan Acne Serum atau pun Brightly Ever After Serum , karna itu akan lebih efektif dapat mengoptimalkan kulit agar lebih sehat, cerah dan glowing.


Berikut step by step menggunakan rangkaian Acne Series Scarlett :


  1. Cuci wajah menggunakan Facial Wash Scarlett.
  2. Keringkan wajah.
  3. Aplikasikan Acne Serum 2-3 tetes dan ratakan.
  4. Tunggu beberapa saat hingga serum meresap.
  5. Aplikasikan Glowtening Serum 2-3 tetes dan ratakan.
  6. Tunggu beberapa saat hingga serum meresap.
  7. Lanjutkan dengan menggunakan Acne Cream Day Scarlett untuk siang atau Acne Cream Night pada malam hari.


Kombinasi penggunaan Acne Serum + Glowtening Serum tentunya sangat bermanfaat membantu mengatasi jerawat dan juga peradangan akibat jerawat. Juga sekaligus dapat membantu menyamarkan atau memudarkan bekas jerawat sehingga kulit wajah menjadi lebih cerah.



Review Setelah Penggunaan.


Setelah satu minggu ini aku udah menggunakan Glowtening Serum dari Scarlett dan tentunya aku kombinasikan setelah menggunakan Acne Serum, rutin dilakukan setiap pagi dan malam hari, dan saat ini sudah mulai merasakan manfaatnya.



  • Kulit wajahku terasa lebih cerah dan sedikit lebih halus.
  • Membantu banget mengurangi jerawat yang mulai mengering.
  • Bekas jerawat ataupun noda hitam terlihat mulai memudar meski sedikit tapi pasti.
  • Tekstur kulit wajahku pun terasa lebih kenyal, karena memang dapat menghidrasi kulit.


Teksturnya yang ringan, jadi cepat meresap dan ga bikin lengket. Selain itu juga wajah terlihat lebih mois gitu, tapi ga bikin wajah jadi tambah terlihat berminyak. Saat menggunakan make up hasilnya jadi lebih nempel ke kulit, karena memang kondisi kulitnya lebih lembab.


Apalagi saat dipakai malam hari sebelum tidur, paginya bikin kulit wajah segar dan cerah, suka banget lihat wajahku saat pagi hari. Kalau ga percaya cobain aja dech.....hehehehe


Tentu karena sudah merasakan manfaatnya untuk kulitku, pastinya kedepannya nanti aku akan terus menggunakan Glowtening Serum Scarlett. Karena selain efektif mengatasi permasalahan jerawat, juga karena produknya memiliki harga yang terjangkau,


ga percaya? Cek info order berikut :


Semua produk rangkaian Face Care dari Scarlett memiliki harga hanya Rp.75.000 per produknya.

Yang bisa didapatkan dengan mudah melalui online, yang pastinya dijamin produknya asli, order melalui disini :


Line (@scarlett_whitening)

Shopee : Scarlett_Whitening

Shopee Mall : Scarlett Whitening Official Shop

WhatsApp : 0877-0035-3000


Ingat! Jangan order di tempat sembarangan, supaya dapat produk yang dijamin keasliannya.


Yuk coba pakai juga, biar kulit kita jadi lebih sehat, cerah dan glowing.

Mau cantik ga pake mahal.


#SeeTheBeautyInEveryday

#scarlettwhitening




Rabu, 02 Juni 2021

Penanganan kasus kusta di tengah pandemi

 

Kusta atau Lepra
Sumber : Alodokter


Sejak masa pandemi, hampir seluruh masyarakat fokus dalam melindungi diri dari virus covid19, hingga agak terabaikan dengan masalah penyakit lainnya.


Salah satunya dengan penyakit Kusta, bahkan sebenarnya Indonesia belum terbebas dari Kusta, termasuk dalam 3 besar didunia dengan total penderita Kusta terbanyak. Sempat terhambat kampanye pengendalian Kusta, namun untuk penanganannya tidak berhenti begitu saja, melihat masih ada penambahan penderita Kusta di Indonesia.

Kusta atau juga disebut Lepra, merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kerusakan saraf yang dikarenakan dari infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Biasanya gejalanya terlihat bercak-bercak berwarna terang atau pun kemerahan pada kulit, disertai gejala lainnya seperti mati rasa.

Selain itu juga adanya penanganan bagi penyandang disabilitas atas konsekuensi dari penderita kusta atau pun untuk disabilitas lainnya dalam kesempatan di dunia ketenaga kerjaan.

Dalam talkshow Ruang Publik kali ini akan membahas mengenai permasalahan di atas, tentunya dengan narasumber yang akan menjawab dan membahas penanganan pengendalian Kusta dan juga para disabilitas, yang berlangsung secara langsung melalui channel Youtube Berita KBR.


Dengan mengangkat tema :

GELIAT PEMBERANTASAN KUSTA DAN PEMBANGUNAN INKLUSIF DISABILITAS DI TENGAH PANDEMI

Talkshow ini di pandu oleh host 
Ines Nirmala.

Hadir juga 2 narasumber yang berkompeten dalam bidangnya yaitu :

  1. Komarudin, S.Sos.M.Kes (wasor Kusta Kab. Bone)
  2. DR. Rohman Budijanto SH MH (direktur eksekutif The Jawa Pos Institute Pro-Otonomi-JPIP Lembaga Nirlabaa Jawa Pos yang bergerak di bidang otonomi daerah)

Penanganan Kusta Ditengah Pandemi.


Pada talkshow hari ini bapak Komarudin, menyampaikan beberapa hal terkait mengenai kasus Kusta dan penanganannya di daerah Bone.
Sehubungan dengan terjadinya pandemi covid19, semua kegiatan dalam pengendalian dan penanganan Kusta terjadi hambatan, dikarenakan adanya himbauan pelarangan untuk pengadaan kegiatan atau pengumpulan massa. 

Tetap menjalankan program kerja dalam penanganan kasus Kusta di Kab. Bone


Meski pun kasus Kusta yang terjadi di Bone, terjadi penurunan sekitar 28%, tetapi harus diadakan pendataan dan penanganan sebelum kembali terjadi penularan kembali lebih luas. Menurunnya prevelensi kusta karena pandemi ini, faktornya karena aktivitas tenaga kesehatan dibatasi, hingga agak sulit mendata penemuan kasus kusta terbaru.

Upaya deteksi dini dan penemuan kasus kusta pada saat awal pandemi terjadi hambatan karna tidak diperbolehkan pengunjungan dan pengumpulan massa, apapun itu pencegahan harus terus dijalankan dengan cara melibatkan kader dan petugas kesehatan melakukan pendataan mengalami gejala atau bercak2 untuk pemeriksaan di puskesmas atau balaidesa dengan menjalankan prokes.

Ada beberapa Program kerja yang dilakukan sebagai upaya penanganan Kusta, yaitu :

  1. Pemberian obat pencegahan kusta
  2. Pemeriksaan 
  3. Survei pemeriksaan anak sekolah
  4. Kampanye eliminasi kusta di desa-desa.
  5. Memberdayakan kader kesehatan dan bidan.

Dalam pemberantasan kasus kusta selain petugas kesehatan, bapak Komarudin juga menjelaskan bahwa juga melibatkan para kader kesehatan di desa yang terlatih mau pun yang belum terlatih tentang kusta. Mereka melakukan kegiatan dengan mengambil data para penduduk yang memiliki kelainan kulit, bukan hanya tanda-tanda kusta saja, karena kusta juga di awali dengan adanya kelainan kulit, dari situ bisa di deteksi apakah termasuk kusta atau hanya penyakit kulit biasa. Hasil data tersebut yang nantinya akan di laporkan ke puskesmas. Selain itu juga dengan kegiatan penyuluhan-penyuluhan tentang kusta secara singkat.

Setiap penderita kusta yg diobati mau pun yang sudah lama di obati tetap harus dilakukan pemeriksaan fungsi saraf, tujuannya agar tidak terjadi kecacatan di kemudian nanti. 

Untuk dapat mencegah kecacatan, setiap penderita kusta tahap awal harus melakukan pemeriksaan 3 hal :
Mata, apakah mengalami pandangan kabur.
Tangan, jika ada luka dan mati rasa.
Kaki, apakah telapak kaki mati rasa.

Secepatnya dilakukan pengobatan dan perawatan diri secara kontinu.
Setelah pemeriksaan harus terus rutin untuk pemeriksaan lanjutan dengan pemeriksaan fungsi saraf di puskesmas agar dapat terus dipantau.
Selain itu juga berobat secara kontinue dan terpantau perkembangannya agar penyandang kusta dapat tercegah dari kecacatan.

Penularan kusta terjadi ketika ada sumber penularan dari penderita kusta yang tidak berobat atau terlambat berobat, dapat dengan mudah menularkan ke orang terdekat. Selain itu juga berpengaruh dari sistem daya tahan tubuh, tidak akan mudab tertular kusta jika daya tahan tubuhnya kuat dan akan kebal terhadap kuman kusta. 

Karena itulah protokol kesehatan yang di anjurkan pemerintah juga bermanfaat untuk pencegahan penularan penyakit kusta.
  • Menggunakan masker
  • Menjaga jarak
  • Mencuci tangan atau menjaga kebersihan badan.

Bapak Komarudin juga menegaskan bahwa dalam masa pandemi ini, harus terus menjalankan program-program untuk pencegahan kasus kusta agar tidak lebih meluas lagi penyebarannya, karena itu seluruh Petugas kesehatan di puskesmas Bone sangat mengutamakan menjalankan protokol kesehatan di setiap kegiatan, agar kegiatan tetap berjalan dan petugas tetap aman dari covid19.

Bapak Komarudin juga menyebutkan Slogan yang biasa diterapkan untuk menyemangati para petugas kesehatan, seperti berikut ini :